Ini Pesan Kades Baus saat Penutupan UAS dan Perpisahan di SD Negeri Fatunake

SLDNews.com – Penutupan Ujian Akhir Sekolah (UAS) sekaligus syukuran perpisahan, Sesolah Dasar (SD) Negeri Fatunake, Desa Baus, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (13/05/2022).

Acara penutupan UAS sekaligus perpisahan yang diwarnai dengan tarian Tradisional (Oko Mama) yang diperankan oleh siswa-siswi kelas VI SD Negeri Fatunake.

Kepala Desa (Kades) Baus Yufrit Bernadus Tamonob mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah bersama pengawas dan dewan guru.

“Kami sebagai pemerintah setempat mengucapkan terima kasih kepada Kepala sekolah bersama para pengawas dan dewan guru bahwa selama ujian dari hari pertama hingga hari ini tidak ada kendala atau masalah apapun,” ucap Yufrit.

Yufrit menambahkan, tahun ini akan ada pembaharuan di Taklan, sebab di Taklan ada ribuan siswa dari, SD, SLTP, SMA.

“Di lingkungan Baus ini bukan hanya SD N. Fatunake namun ada SMPTK dan SMTK sehingga pesan saya bahwa Musyawarah Desa (Musdes) tahun depan 2023, sebelum masa jabatan saya habis kita berusaha untuk tata ini Baus menjadi Kota¬† Taklan karena di Taklan ini ada ribuan anak sekolah,” pesan Yufrit

Hal senada disampaikan oleh Ivan Ninu mewakili Orang Tua siswa-siswi kelas VI mengatakan bahwa sejauh ini guru diakui sebagai Pahlawan tanpa jasa, namun sebagai orang tua, dirinya mengakui bahwa bapak ibu guru sangat berjasa terhadap anak-anaknya.

“Sejauh ini kami menyerahkan anak kami dengan keadan seperti yang bapak ibu guru ketahui dan telah melalui berbagai macam proses, sebagai orang tua kami percaya terhadap semua proses ini. Walaupun kami belum mengetahui hasil UAS Namun kami yakin bahwa segala seauatu akan indah pada waktunya. Kami tau bahwa semua yang telah bapak ibu berikan sejauh ini di akui sebagai pahlawan tanpa jasa, sebagai orang tua kami mengakui bahwa bapak ibu guru telah berjasah bagi anak-anak kami,” jelas Ivan.

Sementara itu Kepala SD Negeri Fatunake Yan Y. A. Tamonob mangatakan, UAS berjalan dengan baik dan lancar dari hari pertama hingga hari ke lima.

“Tentunya ada cobaan, kendala, masalah selama Ijian, Tetapi selama lima hari ini tidak ada kendala apa pun, kita bersyukur selama ujian berlangsung tidak ada apa-apa hingga berakhir dengan baik dan lancar,” kata Yan

“Dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan, sehingga pertemuan dan perpisahan merupakan salah satu paket yang tidak bisa kita pisahkan, ada hidup ada waktunya untuk mati,” imbuhnya.

Kegiatan berakhir dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Wakil Ketua Majelis Jemaat Silo Taklan Pnt Yoksan Bien pada pukul 16:30. (SN/004-22)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *